Compiling custom kernel has its own advantages and disadvantages. However, new Linux user / admin find it difficult to compile Linux kernel. Compiling kernel needs to understand few things and then just type couple of commands. This step by step howto covers compiling Linux kernel version 2.6.xx under Debian GNU Linux. However, instructions remains the same for any other distribution except for apt-get command.
Step # 1 Get Latest Linux kernel code
Visit http://kernel.org/ and download the latest source code. File name would be linux-x.y.z.tar.bz2, where x.y.z is actual version number. For example file inux-2.6.25.tar.bz2 represents 2.6.25 kernel version. Use wget command to download kernel source code: $ cd /tmp $ wget http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/linux-x.y.z.tar.bz2
Note: Replace x.y.z with actual version number.
Step # 2 Extract tar (.tar.bz3) file
Type the following command: # tar -xjvf linux-2.6.25.tar.bz2 -C /usr/src # cd /usr/src
Step # 3 Configure kernel
Before you configure kernel make sure you have development tools (gcc compilers and related tools) are installed on your system. If gcc compiler and tools are not installed then use apt-get command under Debian Linux to install development tools. # apt-get install gcc
Now you can start kernel configuration by typing any one of the command:
$ make menuconfig - Text based color menus, radiolists & dialogs. This option also useful on remote server if you wanna compile kernel remotely.
$ make xconfig - X windows (Qt) based configuration tool, works best under KDE desktop
$ make gconfig - X windows (Gtk) based configuration tool, works best under Gnome Dekstop.
For example make menuconfig command launches following screen: $ make menuconfig
You have to select different options as per your need. Each configuration option has HELP button associated with it so select help button to get help.
Step # 4 Compile kernel
Start compiling to create a compressed kernel image, enter: $ make Start compiling to kernel modules: $ make modules
Install kernel modules (become a root user, use su command): $ su - # make modules_install
Step # 5 Install kernel
So far we have compiled kernel and installed kernel modules. It is time to install kernel itself. # make install
It will install three files into /boot directory as well as modification to your kernel grub configuration file:
System.map-2.6.25
config-2.6.25
vmlinuz-2.6.25
Step # 6: Create an initrd image
Type the following command at a shell prompt: # cd /boot # mkinitrd -o initrd.img-2.6.25 2.6.25
initrd images contains device driver which needed to load rest of the operating system later on. Not all computer requires initrd, but it is safe to create one.
Remember to setup correct root=/dev/hdXX device. Save and close the file. If you think editing and writing all lines by hand is too much for you, try out update-grub command to update the lines for each kernel in /boot/grub/menu.lst file. Just type the command: # update-grub Neat. Huh?
Step # 8 : Reboot computer and boot into your new kernel
Dalam sistem berbasis Linux memiliki username-username spesial untuk kepenrtingan fungsi-fungsi sistem. Username ini memiliki UID sebagaimana username yang diasosiasikan untuk user-user. Berikut ini user-user umum yang dimiliki oleh default sistem UNIX/Linux : - root, yakni superuser yang membentuk account dan mengendalikan fungsi-fungsi sistem. - daemon atau sys, yang menangani aspek-aspek jaringan. Username ini diasosiasikan juga utilitas sistem lain, seperti print spooler dalam beberapa versi tertentu. - agent, yang menangani aspek mail elektronik, pada beberapa sistem, agent memiliki UID yang sama dengan daemon. - guest, digunakan bagi para pengunjung untuk mengakses sistem. - ftp, digunakan untuk akses anonymous FTP. - uucp, untuk mengatur uucp sistem. - news, digunakan untuk Usenet news - lp, digunakan untuk line printer system. - nobody, yakni user yang tidak memiliki file-file. Terkadang digunakan sebagai default user untuk operasi-operasi kurang openting.
User Identitas (UID) UID secara historis dibentuk oleh integer-integer 16 bit, yang berarti mereka dapat melakukan range dari 0 hingga 65535. UID 0 dan 9 secara typical digunakan untuk fungsi-fungsi system. UID untuk orang-orang biasanya dimulai dari 20 atau 100. Linux menyimpan mappong antar-username dan UID-UID dalam file /etc/passwd. Masing-masing UID user diletakkan dalam field setelah password-password yang terenkripsi.
Perhatikan contoh isi dari satu record /etc/passwd :
Dari contoh diatas, user anjik dengan UID 181. UID tidak lain adalah informasi aktual yang digunakan sistem operasi untuk mengidentifikasi user-user. Seandainya dua atau beberapa user memiliki UID yang sama, meski mereka memiliki username berbeda dan password berbeda pula. User dengan UID yang sama dapat secara bebas membaca file-file, melakukan penghapusan, mengeksekusi program, mengkill proses-proses yang berjalan.
Linux menyediakan utilitas useradd untuk menambahkan nama pemakai baru ke sistem. Usage : useradd [-u uid] [-o]] [-g group] [-G group,…] [-d home] [-s shell] [-c comment] [-m [-k template]] [-f inactive] [-e expire ] [-p passwd] [-n] [-r] name useradd –D [-g group] [-b base] [-s shell] [-f inactive] [-e expire]
-u user-id -g group-id -G secondary group -d direktori awal (HOME), bila tidak diberikan, maka sebagai default diambil nama pemakai tsb dan ditambahkan ke direktori default (misalnya /home)
-s shell, /bin/bash dan lainnya
-c comment, info atau keterangan tentang pemakai tersebut
-m direktori HOME akan diciptakan, bila belum ada. Files yang berada pada direktori /etc/skel akan dicopy untuk menjadi default profile pemakai tersebut.
-k bersama dengan –m, memberikan nama kerangka (skelet) direktori yang berbeda dengan skel
-f inactive_days, jumlah hari sebelum account tersebut dibekukan, bila masa berlaku password telah berakhir.
-e tanggal habis berlaku nama login tersebut
-p encrypted password
Membuat user sederhana : # useradd test
Membuat user, dengan menyertakan semua parameter dari nilai default, yang dapat dilihat dengan menggunakan option –D: #useradd –D GROUP=100 HOME=/home INACTIVE=1 EXPIRE= SHELL=/bin/bash SKEL=/etc/skel
Melihat HOME directory serta file inisialisasi: # ls –1 /home total 17 drwx------ 4 test 1024 Nov 27 13:50 test drwxr-xr-x 6 root root 1024 Nov 27 19:33 ftp drwx------ 4 test test 1024 Nov 27 22:03 test drwxr-xr-x 5 root root 1024 Nov 27 19:33 http drwxr-xr-x 2 root root 12288 Nov 27 19:30 lost+found
# ls –la /home/test drwx------ 4 test test 1024 Nov 27 22:03 . drwxr-xr-x 8 root root 1024 Nov 27 22:03 .. -rw-r--r-- 1 test test 1024 Nov 27 22:03 .bash_logout -rw-r--r-- 1 test test 1024 Nov 27 22:03 .bash_profile -rw-r--r-- 1 test test 1024 Nov 27 22:03 .bashrc
File default dapat diganti dengan menggunakan option ke dua yaitu –D : Ganti HOME default ke direktori /usr : #useradd –D –b /usr #useradd –D GROUP=100 HOME=/usr INACTIVE=1 EXPIRE= SHELL=/bin/bash SKEL=/etc/skel
Mengubah User # usermod usage : usermod [-u uid [-o]] [-g group] [-G group,….] [-d home [-m]] [-s shell] [-c comment] [-l new_name] [-f inactive] [-e expire] [-p passwd] [-L|-U] name #userdel usage : userdel [-r] name # usermod –g 500 test # grep test /etc/passwd test :x:200:500::/home/test:/bin/bash
#userdel –r test #grep test /etc/passwd
Group Identifiers (GIDs) Setiap user Linux berada dalam satu atau beberapa group. Sebagaimana halnya account-account user, group terdiri atas groupname dan group identification number (GID).
Nilai-nilai GID juga secara historis memiliki integer 16 bit. Sesuai dengan namanya, group-group Linux digunakan untuk mengelompokkan user-user satu sama lainnya. Sebagaimana username, groupname juga diset oleh administrator sistem saat account-account user dibuat. GID user diletakkan mengikuti UID-nya, perhatikan contoh file /etc/passwd :
Dalam contoh diatas, dapat dilihat bahwa GID primer anjik adalah 100. Group memberikan mekanisme penanganan atau batasan-batasan tertentu bagi user-user. Group juga digunakan untuk membentengi akses informasi sensitif dan aplikasi-aplikasi berlisensi khsus untuk user tertentu.
File /etc/group terdiri atas database yang memuat daftar setiap group dalam komputer beserta koresponden GID-nya. Formatnya sama dengan file /etc/passwd. Berikut contoh isi file /etc/group yang mendefinisikan lima group wheel, users,netc, internet, dan bebas : wheel:*:0:root, test users:*:100: netc:*:101:setan, devil internet:*:102:icha, test, coba, support
Membuat Group Linux telah menyediakan utilitas administrasi group dengan utilitas groupadd. Sebelum melakukan penambahan group baru sebaiknya dilakukan pengecekan apakah group sudah atau belum.
# groupadd usage : groupadd [-g gid[-o]] [-r] [-f] group -g nilai group-id -o Jika optioan ini dijalankan, maka group-id boleh merupakan duplikasi dari GID yang sudah ada -r menambah group sebagaimana bagian dari sistem dengan GID lebih kecil dari 500. -f force, akan memaksa groupadd untuk menghentikan proses, jika sudah ada di /etc/group.
# groupadd myschools # grep test /etc/group Bila nomor group tidak diberikan, maka sistem akan memberikannya secara otomatis.
Utilitas groupmod dan groupdel dapat digunakan untuk mengubah parameter group atau menghapusnya dengan groupdel.
# groupdel newgroup # grep newgroup /etc/passwd Perhatian : Sebelum meghapus group, pastikan lebih dahulu bahwa tidak ada pemakai yang terdaftar dalam group tersebut. Periksa di /etc/passwd.
Super User Setiap sistem Linux secara default memiliki user spesial dalam file /etc/passwd, yang memiliki UID bernilai 0. User ini dikenal juga dengan superuser dan normalnya diberi username root.
Account root adalah identitas yang digunakan oleh sistem operasi untuk menyelesaikan fungsi-fungsi dasar sistem, seperti logging user-user yang masuk dan keluar, me-record informasi accounting, dan mengaturdevice device input/output. Dengan mengetikkan su tanpa diikuti username akan memberitahu Linux bahwa sistem diminta untuk mengubah ke dalam superuser. Selanjutnya diminta memasukkan password. Setelah password root diketikkan, maka shell akan berjalan dengan UID 0. Saat menjadi superuser, secara otomatis prompt akan berubah menjadi (#) untuk mengingatkan bahwa user berada dalam status sebagai superuser.
$ /bin/su – password : ******* [root@tester ~]# who am I root
Jika menggunakan command su untuk berubah ke user lain saat status sebagai superuser, sistem tidak meminta memasukkan password user bersangkutan. [root@tester ~]# su test $ who am I test
Tidak semua user bisa menggunakan perintah su terhadap user root kecuali user tersebut masuk dalam group wheel dalam /etc/group yang memiliki group ID 0. Agar batasan ini bekerja, entri /etc/group tidak boleh dikosongkan, karena jika sikosongkan, semua user bisa mengubah menjadi superuser.
Menambah user Menambah user-user dalam Linux meliputi tahapan-tahapan sebagai berikut : - Eksekusi dan mengedit passwd, shadow, dan file group - Menset password inisial - Membuat direktori home user - Mengcopy file-file start-up default - Mengubah kepemilikan - Memerika set up account dengan teliti.
File Password: /etc/passwd File password /etc/passwd secara umum memuat hal-hal sebagai berikut : - username - Password terenkripsi, seringkali disimpan dalam /etc/shadow - UID, nomor yang unik untuk user - Default GID, group ID user saat mereka login. Untuk mengubah group dapat digunakan perintah /bin/chgrp
Group dan /etc/group - memungkinkan user melakukan share file dan resource - Group dibentuk dengan : *Secara implisit dengan cukup menaruh nomor baru dalam field keempat pada /etc/passwd *Secara eksplisit dengan menambah entri /etc/group - /etc/group dapat memilikibentuk field seperti berikut : group-name:*:GID:users
Membuat Direktori home - Tambahkan entri-entri file passwd dan shadow - Gunakan passwd userid untuk menset passwd user - Buat direktori home untuk user bersangkutan $mkdir /home/username
- Copy file-file inisialisasi shell - Buatlah semua file dimiliki oleh user tersebut # chown –R username:groupname /home/username
Menguji Account - Gunakan su – username untuk mengetes sebuah account - Perintah su (substitusi user) memungkinkan merubah menjadi user lain tanpa perlu menutup login. - “-“ menunjukkan agar membaca semua file-file inisialisasi user
Menghapus User - Gunakan passwd –l username untuk me-lock account # userdel -r test perintah ini akan sekalian menghapus direktori $HOME/user
Sambaadalahserveryangsangatpowerfulyangdapatmembuatsistem berbasisUnix(sepertiLinux)untukmelakukansharingresourcedengansistem berbasis Windows. Hal ini tentu sangat berguna pada sebuah LAN yang terdiri atas beberapa workstationdengan flatform sistem operasi Linux dan Windowssehingga dapatlebihefisiendenganadanyapembagianresource,sepertifiledanprinter, untukdapat digunakan secara bersama-sama. Samba merupakan sebuah software aplikasibuatanAndrewTridgeldariANU(AustralianNationalUniversity)dengan mengimplementasikanprotokolSMB(ServerMessageBlock) padasistemoperasi Unix.Protokolinikadang-kadangdapatberlakusebagaiprotokolCIFS(Common InternetFileSistem),LanManager,NetBIOS.ProtokolSMBinidapatmembuat sebuah komputer dengan sistem operasi Unix menjadi file atau print server menjadi fileatauprintserveratausepertiklienftpuntukmengaksesshareSMBbaikdi Samba serveratau di severlain yang kompatibel seperti Windows NT, mendukung nameserving dan browsing NetBIOS, dan lain-lain.
Mekanisme SMB
Username dan Password
Untukmemahami hubunganantara Linux/Samba/Windows,kitaharus mempelajari sistem file, printer, danuserpadakedua operatingsistem.Beberapamanajemen pengaturan username dan password :
LinuxPasswordAuthenticationModule(PAM),akanmembuatautentikasi userdenganPDCsehinggakitatetapmempunyaiduauser,satudilokaldan satulagidiPDC,tapiuserhanyaperlumenyimpanpasswordhanyadalam sistem window.
Samba sebagai PDC, akan menyimpan login dan password pada sistem Linux. MembuatsolusisendiridenganPerl,kitadapatmembuatsendiri.Halini dilakukandenganmenggunakanWinperldanmodul-modulPerlyang memungkinkan pengubahan paa Security Access Manager (SAM), untuk meng-update daftar password PDC. Script Perlpada sisi Linux dapat berkomunikasi dengan script WinPerl untuk menjaga sinkrinisasi account.
Encrypted Password
SejakWindowsNT4,Windows98,danWindows95,Windows menggunakanpasswordterenkripsisaatberkomunikasimenggunakanPDCdan setiap server yang memerlukan autentikasi (termasuk Linux dan Samba). Algoritma enkripsiWindowsberbedadenganUNIX,sehinggatidakkompatibel.Untuk menangani hal itu, kita dapat melakukan pilihan-pilihan sebagai berikut :
Mengedit Registry pada klien Windows untuk mendisable penggunaan password terenkripsi. Bagian registry yang harus diubah terdapat pada direktori docs paket Samba.
Mengkonfigurasi Samba agar menggunakan password terenkripsi Windows.
Pilihan pertama mempunyai kelebihan dengan tidak adanya pola password yang lebih kompleks. Padasisi lain, kita harus membuat registryyang tetap pada semua klien. Untukpilihan kedua sebaliknya, yakni sedikit lebih kompleks pada sisi server, tapi kita tidak usah mengubah bagian klien.
Perbedaan smbd dengan nmbd
SebenarnyaSambadisusunatasduadamon,yatusmbddannmbd.Smbd adalah daemon yang secara nyata menangani servis sharing file sistem dan printer untuk klien. Pada saat sebuah klien melakukan autentikasi, smbd akan membuatkan duplikatdirinya,bagianasliakankembalikeport139untukmendengarkan permintaanbaru dan bagian duplikat menangani koneksi terhadap klien. Dulikat ini juga mengubah ID userefektifnya dari rootkeuseryangterautentikasi. Misalnya, kalau user “user” melakukanautentikasi dengan smbd, duplikat baruakan berjalan denganpermisi“user”,danbukannyapermisi“root”).Duplikatiniakanberadadi memory selama masih terkoneksi dengan klien.
Daemon nmbd bertanggung-jawab untuk menangani permintaan server name NetBIOS.Iaakanmendengarkanport137,tidaksepertismbd,nmbdtidak membuatcontohdirinyauntukmenanganisetiappertanyaan.Keduadaemonitu harus dijalankan agar Samba bekerja dengan baik.
Instalasi Paket Samba Server
kita akan coba untuk menginstall paket: samba-3.3.2.tar.gz. Pastikan file source ini sudah didownload dan diletakkan di direktori /usr/local/src (atau direktori lainnya).
Instalasi Dalam Bentuk Tarball
Instalasidalambentuk tarballadalah instalasidengansourcedalambentuk fileberekstensitar.gz.Instalasiinihanyabisadilakukandenganaccountroot. Berikut adalah langkah-langkah instalasinya :
Masukkan ke direktori tempat diletakkannya source Samba :
# cd /usr/local/src
Kemudian ekstrak file tersebut dengan perintah :
# tar –zxvf samba-3.3.2.tar.gz
Setelahdiekstarkakanterbentukdirektorisamba-3.3.2,masuklahkedirektori tersebut, dan di sana akan terdapat direktori source, docs , dan sebagainya.
# cd samba-3.3.2/source
Dalam konfigurasi ini, kita dapat menambahkan beberapa option, misalnya kita akan menambahkan option sebagai berikut :
Kemudian install Samba dengan mengetikkan perintah make lalu make install:
# make all
# make install
# make installbin
# make installman
# make revert
Samba akanterinstalldi direktori /usr/local/samba. Setelah perintahinstalasi di atas dieksekusi, akan terbentuk direktori bin yang berisi sejumlah file binary yang berfungsisepertiuntukmengontrolSambaserversepertismbd,nmbd,dan smbclient, dan lain-lain.
# install –m 755 script /mksmbpasswd.sh /usr/bin/
Perintahiniakanmenginstallscript“mksmbpasswd.sh”padadirektori “/usr/bin/”.Script ini diperlukan untukmensetup user Sambadiijinkan terkoneksi ke server via file “smbpasswd”.
Konfigurasi Samba Server
DalammembuatkonfigurasiSambaserverinisangatbergantungpada kebutuhan dan arsitektur dari jaringan komputer kita. Misalkan Samba server ini bisa dikonfigurasikanhanyaterkoneksisatuklien ataubahkanterkoneksidengan1000 klien.menjalankanSambaserver,dibutuhkanfile-fileberikutinidanharusdibuatatau dikopi pada direktori-direktori yang cocok pada server kita.
Konfigurasi file “smb.conf”
FilekonfigurasiutamauntukSambaserveriniadalah “/usr/local/samba/lib/smb.conf”,dimanakitadapatmenentukandirektoriyangingin kitaakses dari komputer Windows,IP address manayangdiijinkan,dsb. Pada file ini juga terdapat banyak sekalioption(pilihan). Untukinformasilebihlanjut tentang berbagai setting dan parameter dapat dilihat di dokumentasi Samba.
Konfigurasiyangakankitabahas dibawah adalahfilekonfigurasiminimalSamba yang mendukungpasswordterenkripsi. Kita harusterlebih dahulu mengkopikan file konfigurasi default lalu mengeditnya sesuai dengan yang kita inginkan :
Kemudianubahlah setting permisi file“smbpasswd” ini agar hanya bisa dibaca dan ditulisi oleh account “root”:
# chmod 600 /etc/smbpasswd
Untuk memeriksa kesalahan dalam penulisan file “smb.conf”, lakukan perintah ini :
# testparm
UntukmenjalankandanmenghentikandaemonSamba,nmbddansmbdsecara otomatis kitadapat menjalankan script file“/etc/rc.d/init.d/smb”.Pastikan bahwa file inimempunyaipermisiyanghanyabisadibaca,ditulis,dandieksekusiolehuser “root”.
# chmod 700 /etc/rc.d/init.d/smb
Lalu buat simbolik link rc.d pada Samba dengan perintah :
# chkconfig –-add smb
AgarsriptSambasecaraotomatismenjalankandaemonnmbddansmbdsaat sistem dihidupkan (atau direboot) lakukan perintah berikut ini :
# chkconfig -–level 345 smb on
Menjalankan Samba
SebelummenjalankanSambakitaharusmembuatdirektoriseperti yangsudahdidefinisikanpada file Makefile.Halinikarenadirektori initidksecara otomatis dibuat saat mengeksekusi perintah make install.
# mkdir /usr/local/samba/var
Sambadapatdijalankandenganduamacamcara.Pertamadijalankan sebagaidaemondankeduamenjalankannyadariinetd.Sambayangdijalankan sebagaidaemonakansedikitlebihcepatdalammelayanipermintaanclientjika dibandingkandenganSambayangdijalankandariinetd.Biasanya berbagai distribusi Linux sudah mempunyai script untuk menstart dan menstop servis Samba.
Agar Samba selalu dijalankan setiap kali Linux melakukan booting, kita dapat menambahkan baris-baris di ataspada file /etc/rc.d/rc.local :
# vi /etc/rc.d/rc.local
#samba selalu start saat booting
/usr/local/samba/sbin/smbd –D
/usr/local/samba/sbin/nmbd –D
Quota or Samba Quota
PengQuotaan disk pada samba kali ini dilakukan pada direktori samba sendiri, penggunaan Quota pada samba dilakukan untuk menghindari over limit pada direktori melalui user/grup.
Mengecek quota tools :
Contoh :
# if [ -x /sbin/quotacheck ]
> then
> echo "Checking quotas. This may take some time."
> /sbin/quotacheck -avug
> echo " Done."
> fi
Checking quotas. This may take some time.
quotacheck: Scanning /dev/hda8 [/smb]
quotacheck: Scanning /dev/hda8 [/smb] done
quotacheck: Checked 3 directories and 7 files
Done.
# if [ -x /sbin/quotaon ]
> then
> echo "Turning on quota."
> /sbin/quotaon -avug
> fi
Turning on quota.
/dev/hda8 [/smb]: group quotas turned on
/dev/hda8 [/smb]: user quotas turned on
Edit file /etc/fstab.
LABEL=//ext3defaults1 1
LABEL=/smb/smbext3default,grpquota,usrquota,02
LABEL=/home/homeext3defaults1 2
LABEL=/var/varext3defaults1 2
LABEL=/usr/usrext3defaults1 2
LABEL=/boot1/bootext3defaults1 2
tmpfs/dev/shmtmpfsdefaults0 0
devpts/dev/ptsdevptsgid=5,mode=6200 0
sysfs/syssysfsdefaults0 0
proc/procprocdefaults0 0
LABEL=SWAP-hda7swapswapdefaults0 0
di table /smb tambahkan grpquota untuk membuat quota pada grup, tambahkan usrquota jika ingin membuat quota pada users.
Tambahkan pada crontab.
0 3 * * 0 root /sbin/quotacheck -avug
lakukan restart komputer untuk mengaktifkan quota.
Membuat quota per user/grup bisa dilakukan manual ataupun melalui webmin, tapi dikarenakan saya tidak tau berapa pembagian-pembagian per MB, so, akhirnya using automatis aja deh lewat webmin..hehehe
untuk melihat informasi quota dari user/grup dengan mengetik repquota.
Bisnis Oriflame sekarang mewabah diseluruh pelosok Indonesia. Baik penjualan secara OFFLINE maupun secara Oriflame Online. Yuk Jangan ketinggalan untuk mengikuti bisnis yang menarik ini dengan produk-Products Cosmetic yang unggulan.
Fun! – Menyenangkan!
Tentukan sendiri waktu Anda! Bagi Anda yang menginginkan pekerjaan tanpa terikat oleh waktu, Oriflame bisa menjadi pilihan Anda. Apakah Anda seorang karyawan / ibu rumah tangga / mahasiswa(i), Anda dapat menjalankan bisnis Products Cosmetic tanpa meninggalkan pekerjaan Anda. Cukup luangkan waktu 1-2 jam sehari untuk memperkenalkan produk Oriflame. Bahkan tidak jarang konsultan Oriflame yang meninggalkan pekerjaan utamanya dan menjadikan bisnis Oriflame Cosmetic menjadi pekerjaan utama. Paruh waktu atau penuh waktu, Anda yang menentukan.
Work at home. Kini di negara-negara maju banyak ibu rumah tangga yang menjalankan bisnis dari rumah sambil mengurus keluarga. Success Team Online atau Oriflame Online memberikan kemudahan untuk menjalankan bisnis dari rumah. Anda hanya memerlukan koneksi internet dari rumah. Dengan melakukan registrasi (gratis), Anda akan mendapatkan website replica pribadi. Gunakan alamat website Anda untuk mempromosikan bisnis Oriflame Products Anda. Dari website tersebut, Anda akan mendapatkan pelanggan serta downline dari internet.
Spillover & Randomiser. Kami menerapkan sistem Spillover dan randomiser, dimana seseorang yang mendaftar Oriflame Products Online, maksimum memiliki 2 kaki. Apabila seseorang sudah memiliki 2 downline langsung, maka downline berikutnya akan di-spillover / dilimpahkan kepada downline di bawahnya yang masih belum mempunyai downline. Jadi Anda pun berkesempatan untuk memperoleh downline dari limpahan upline Anda. Siapapun dipastikan akan mendapat downline.
Easy! – Mudah!
Bisnis di Oriflame Cosmetic sangatlah mudah. Anda tidak perlu ahli di bidang kosmetika dan tidak perlu pengalaman menjual. Yang perlu Anda lakukan adalah menunjukkan katalog!
Anda akan memperoleh katalog Oriflame setiap bulannya. Katalog Oriflame Products setebal 88 halaman full colour berisi lebih dari 550 jenis produk mulai dari haircare, skincare, makeup, bodycare, fragrance (wewangian – baik untuk pria maupun wanita), nailcare, footcare, babycare dan lain sebagainya. Produk meliputi dari perawatan ujung rambut hingga ujung kaki, mulai dari produk bayi hingga produk dewasa dan produk untuk pria maupun wanita! Dalam setahun, Oriflame meluncurkan 200 produk baru.
Siapapun dapat menjalankan bisnis ini. Yang perlu Anda lakukan hanyalah “menunjukkan katalog”.
Di Era Digital ini, apapun latar belakang Anda (Mahasiswa, Karyawan, Ibu Rumah Tangga, atau Pengusaha Konvensional), bisnis Anda akan Sukses dan Stabil dengan memanfaatkan INTERNET. Hebatnya, di bisnis ini anda tidak perlu susah payah presenstasi kemana mana, tetap di rumah, kantor atau kampus.
Bisnis Oriflame Secara Online:
Investasi sangat kecil baik uang (hanya Rp 39.900,-), waktu dan tenaga, serta resiko yang boleh dibilang kecil.
Training berupa E-Book, Website dan Tools Online secara GRATIS dan SIMPEL!
Sederhana. Tidak perlu memikirkan Distribusi Barang, Transportasi, Sewa Tempat dan karyawan
Penghasilan bulanan jutaan & berbagai bonus lainnya!